RSS

SISTEM PENCATATAN TRANSAKSI


AKUN (PERKIRAAN)
Akun adalah media yang digunakan untuk mencatat dan menggolong-golongkan transaksi-transaksi yang sejenis. Pada dasarnya akun/perkiraan/rekening dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu ;
1.      Akun riil
Adalah akun yang mencatat perubahan neraca, terdiri dari tiga kelompok yaitu aktiva, kewajiban, dan modal.

a.       Aktiva (assets)
Aktiva adalah semua hak yang dapat digunakan untuk operasional perusahaan. Aktiva dapat diklasifikasikan menjadi beberapa sub kelompok sebagai berikut ;
1). Aktiva lancer (current assets)
a.       kas
b.      deposito bank
c.       surat berharga
d.      piutang usaha (account receivable)
e.       perlengkapan (supplies)
f.       beban dibayar dimuka (prepaid expenses)
g.       pendapatan yang masih harus diterima
2). Investasi jangka panjang
            Adalah penyertaan atau penanaman modal pada perusahaan lain dalam jangka panjang yang tujuannya selain untuk mendapatkan keuntungan juga untuk mengendalikan perusahaan tersebut.
3). Aktiva tetap (ficed assets)
            Adalah kekayaan perusahaan yang pemakaiannya dalam waktu lama atau lebih dari satu periode akuntansi.
4). Aktiva tetap tidak berwujud
            Adalah hak istimewa yang dimiliki perusahaan dan mempunyai nilai tapi tidak mempunyai bentuk fisik, antara lain ;
a.       goodwill, yaitu nilai lebih yang dimiliki perusahaan yang timbul karena adanya keistimewaan-keistimewaan tertentu.
b.      Hak paten, yaitu hak yang diberikan pemerintah kepada perusahaan untuk menggunakan penemuan baru.
c.       Hak cipta, yaitu hak yang diberikan pemerintah kepada perusahaan untuk memperbanyak atau menjual hasil karyanya.
d.      Merek dagang, yaitu hak yang diberikan pemerintah kepada perusahaan untuk menggunakan nama, cap, atau lambing bagi usahanya.
e.       Hak sewa, yaitu hak untuk menggunakan aktiva tetap pihak lain dalam jangka waktu panjang.
f.       Franchise, yaitu hak istimewa yang diperoleh perusahaan dari pihak lain untuk mengkomersilkan produk, teknik, atau formula tertentu.
5). Aktiva lain-lain
            Adalah aktiva yang tidak dapat digolongkan dalam empat jenis aktiva di atas, misalnya biaya pendirian, biaya emisi saham, aktiva tetap yang tidak terpakai.
b.      Kewajiban ( liability )
Adalah kewajiban yang harus dibayar perusahaan kepada pihak lain akibat dari transaksi sebelumnya. Berdasarkan jangka waktu pelunasannya kewajiban diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu ;
1). Kewajiban lancer (current liabilities)
      Adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam jangka waktu  tidak lebih dari satu tahun.
a). utang usaha,
b). utang wesel,
c). utang beban,
d). pendapatan diterima dimuka

2). Kewajiban jangka panjang ( long term liabilities )
      Adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam jangka waktu  lebih dari satu tahun.
a). utang hipotek,
b). utang obligasi,
c). kredit investasi.

c.       Ekuitas (equity)
Adalah hak pemilik atas aktiva perusahaan yang merupakan kekayaan bersih (aktiva dikurangi kewajiban).
2.      Akun nominal
Adalah akun yang mencatat perubahan unsur laba rugi yang mempengaruhi perubahan ekuitas, terdiri dari dua kelompok yaitu ;
a.       Pendapatan (revenue)
Adalah hasil dari operasional perusahaan secara bruto yang diperoleh karena adanya penjualan barang/jasa atau aktivitas lainya dalam satu periode.
1)      Pendapatan operasional
Adalah pendapatan yang diperoleh dari kegiatan utama perusahaan.
2)      Pendapatan non operasional
Adalah pendapatan yang diperoleh bukan dari kegiatan utama perusahaan.
b.      Beban (expence)
Adalah pengorbanan yang dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh pendapatan.
1). Beban operasional
Beban yang dikeluarkan untuk membiayai kegiatan operasional perusahaan.
                                                2). Beban non operasional
Beban yang dikeluarkan untuk membiayai kegiatan yang tidak berhubungan langsung dengan kegiatan utama perusahaan.


Sumber buku ; memahami ilmu ekonomi dan penerapan akuntansi perusahaan jasa ,
Penulis ; Muhammad rusdi, ferri kasih, dan supriani   

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI



A.PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
1.      Persamaan harta, hutang, modal
Unsur-unsur persamaan dasar akuntansi adalah harta, hutang dan modal perusahaan.Harta (asset) disebut juga aktiva adalah harta benda dan hak yang dimiliki perusahaan yang diperoleh sebagai akibat masa lalu yang bias memberikan manfaat dikemudiaan hari.
Hutang adalah kewajiban yang harus dibayar oleh perusahaan pada waktu yang telah ditentukan. Hutang atau kewajiban timbul akibat adanya transaksi pembelian barang atau penerimaan pinjaman dari pihak lain di waktu yang lalu.
Sedangkan modal adalah hak pemilik perusahaan atas harta perusahaan setelah dikurangi kewajiban.
Persamaan dasar akuntansi dirumuskan sebagai berikut ;
a.       A = E atau H = M
Pada saat perusahaan baru didirikan, pemilik menyerahkan dananya untuk dijadikan modal menjalankan usaha. Pada saat penyerahan modal itulah perusahaan memiliki kekayaan atau harta atau aktiva yang berasal dari pemilik yang disebut ekuitas sehingga persamaan dasar akuntansi untuk keadaan tersebut dapat dirumuskan dalam bentuk persamaan ;
                        Aktiva = Ekuitas ( A = E )
                                    Sama dengan
                        Harta = Modal (H = M )
b.      A = K + E atau H = U + M
Untuk lebih mengembangkan usahanya kadang perusahaan memerlukan tambahan dana yang bersumber dari luar perusahaan sehingga perusahaan mempunyai kewajiban kepada pihak luar yang disebut utang. Persamaan dasar akuntansi yang dapat menggambarkan keadaan tersebut adalah
                        Aktiva = Kewajiban + Ekuitas ( A = K + E )
                                                sama dengan
                        Harta = Utang + Modal ( H = U + M )
                                                Sama dengan
                        Modal = Hutang – Utang ( M = H - U)

2.      Mencatat persamaan dasar akuntansi
Contoh ;
Tn. Ammar mendirikan perusahaan jasa laundry yang diberi nama “ Laundry Ammar “ dengan menyerahkan uang tunai Rp. 10.000.000,00 sebagai modal awal usahanya.
Pengaruh transaksi di atas bagi perusahaan “ Laundry Ammar “ adalah bertambahnya aktiva berupa uang tunai ( kas ) sebesar Rp. 10.000.000,00 selain itu juga mengakibatkan bertambahnya modal pemilik sebesar Rp. 10.000.000,00. Jika kita gambarkan dalam persamaan dasar akuntansi akan tampak seperti berikut ini ;
AKTIVA          = KEWAJIBAN +        EKUITAS
Kas                                                                  Modal Ammar
T-1 10.000.000(+)                                                 10.000.000(+)
Sid 10.000.000                  =                                  10.000.000


Sumberbuku ; memahami ilmu ekonomi dan penerapan akuntansi perusahaan jasa ,
Penulis ; Muhammad rusdi, ferri kasih, dan supriani

PENGANGGURAN

Pengangguran tidak hanya terjadi karena peristiwa ekonomi saja. Pada dasarnya pengangguran juga terjadi karena jumlah angkatan kerja tidak sebanding dengan kesempatan kerja yang ada, karena tidak semua angkatan kerja yang ada dapat diterima. Maka lihat saja setiap ada pembukaan penerimaan karyawan selalu dibanjiri oleh pelamar,ini menunjukkan masih banyaknya pengangguran di Indonesia.
A.Macam-macam pengangguran
1. pengangguran menurut sebab terjadinya
a.pengangguran konjungtur
            Pengangguran yang terjadi karena naik turunnya keadaan perekonomian.
*Cara mengtasi pengangguran konjungtur ;
- meningkatkan daya beli masyarakat,
- mengarahkan permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa.

b.pengangguran struktural
            Pengangguran yang disebabkan karena adanya perubahan struktur ekonomi.
*Cara mengatasi pengangguran structural ;
- mengadakan pelatihan kerja untuk mengisi kesempatan kerja yang kosong,
- segera mendirikan industry padat karya,
- meningkatkan mobilitas modal dan tenaga kerja,
- memindahkan kelebihan tenaga kerja dari tempat dan sector yang kelebihan ketempat dan sector ekonomi yang kekurangan.

c.pengangguran friksional
            Orang yang tidak bekerja sesuai dengan keahliannya. Contohnya, santi merupakan lulusan universitas gunadarma jurusan akuntansi. Namun karena tidak adanya lowongan dibidang akuntansi akhirnya ia bekerja sebagai tenaga penjualan.
*Cara mengatasi pengangguran friksional ;
- memberikan informasi sebanyak-banyaknya yang sesuai dengan bidangnya,
- deregulasi debirokratrisasi bidang industri untuk menarik investor baru,
- mengadakan proyek umum,
- mendirikan industri padat karya,
- mengembangkan usaha informal,
- mengadakan program transmigrasi.

d.pengangguran musiman
            Pengangguran yang terjadi karena pergantian musim. Contohnya, pada saat musim haji tiba Pak Asmawi dikontrak untuk menjadi tenaga pembimbing jamaah haji,berarti pada saat itu ia bekerja. Tapi setelah musim haji selesai Pak Asmawi kembali tidak bekerja karena tidak ada lowongan.
*Cara mengatasi pengangguran musiman ;
- memberikan pelatihan dan keterampilan dibidang lain,
- memberikan informasi lowongan dibidang yang lain.

e.pengangguran teknologi
            Pengangguran yang terjadi karena adanya pergantian tenaga ahli manusia,diganti dengan ahli mesin.sehingga para ahli manusia tidak dapat dipekerjakan lagi.
*Cara mengatasi pengangguran teknologi ;
- memilih teknologi dengan selektif,
- mengembangkan industri padat karya.

B. pengangguran menurut lama waktu bekerja
*pengangguran terbuka (open unemployment)
            Pengangguran terbuka adalah orang yang kerjanya hanya diam dirumah atau tidak punya aktivitas kerja sama sekali.
*pengangguran setengah (under unemployment)
Pengangguran setengah adalah orang yang bekerja tapi tidak secara penuh dan optimal secara terus menerus karena tidak ada pekerjaan. Setengah pengangguran berarti kadang ia bekerja kadang tidak.
*pengangguran terselubung (disquised unemployment)
            Penganguran terselubung adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena alasan-alasan tertentu.
C. Dampak penganguran
* menyebabkan masyarakat tidak dapat memaksimalkan tingkat kemakmuran yang dapat dicapainya,
* menyebabkan pendapatan nasional dari sector pajak menjadi berkurang,
* tidak dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi,
* menghilangkan mata pencaharian dan pendapatan individu,
* Menghilangkan keterampilan yang dimiliki,
* menimbulkan ketidakstabilan social sehingga banyaknya tindak criminal.

Sumber buku ; memahami ilmu ekonomi dan penerapan akuntansi perusahaan jasa ,
Penulis ; Muhammad rusdi, ferri kasih, dan supriani